Apa itu Google Family Link, Fungsi, dan Cara Gunakannya

Loading...

Apa itu Google Family Link – Sejak adanya pandemi covid-19 ini, membuat aktivitas masyarakat dilakukan secara daring atau online. Utamanya, aktivitas sekolah anak  yang membuat intentsitas mereka untuk berselancar di internet dan bermain smartphone menjadi bertambah. Sehingga membuat mereka lebih lama dalam menggunakan smartphone sebagai media belajar. Namun, bila anak tersebut belum dewasa dan belum dapat mengontrol dirinya dalam bermain internet dengan smartphone. Terdapat kemungkinan  akan terkena dampak dari pengaruh situs ataupun iklan yang tidak pantas dilihat anak-anak. Google meluncurkan sebuah aplikasi sebagai alat bagi orangtua agar dapat memantau kegiatan anak-anaknya saat berselancar di dunia maya. Aplikasi tersebut adalah Google Family Link.

Mungkin bagi para pembaca ada yang belum tahu aplikasi ini dan timbul pertanyaan apa itu google family link ? Atau bahkan ada yang bertanya apa pentingnya mengenal aplikasi Google Family Link ? Tenang saja, karena pada artikel ini Glozaria ingin mengajak para pembaca untuk Mengenal Apa itu Google Family Link lebih dekat. Langsung saja yuk! Simak uraiannya.

Apa itu Google Family Link

Loading...

Google Family Link merupakan sebuah aplikasi yang dapat memungkinkan orangtua untuk membatasi jumlah waktu anak-anak mereka dalam menggunakan smartphone. Orangtua juga dapat memantau aktivitas internet anak-anak dan dapat menjaga keamanan dari adanya kemungkinan situs yang tidak pantas.

Google family link dirancang bagi anak-anak yang berusia di bawah 13 tahun dengan  menggunakan kontrol orang tua. Family Link melibatkan pengaturan pada suatu akun Google pribadi untuk anak. Sehingga aktivitas mereka dapat dipantau serta dapat dikontrol. Family Link dapat diinstall pada Android versi 4.4 ke atas. Serta iPhone atau iPad yang berjalan dengan iOS 9 ke atas atau yang lebih baru. 

Fungsi Aplikasi Google Family Link

Aplikasi Family Link dapat diunduh melalui Google Play Store maupun melalui Apple App Store. Sementara, pada perangkat anak-anak yang kompatibel, minimal harus memiliki sistem operasi Android 7.0 ke atas. Tetapi,  tidak menutup kemungkinan pada perangkat Android versi 5.0 dan 6.0 untuk dapat menggunakan aplikasi GFL ini. Aplikasi ini ternyata juga dapat berfungsi di Chromebook.

Google Family Link dapat digunakan untuk mengelola aplikasi unduhan anak, dapat menetapkan batas waktu penggunaan layar smartphone menyala, dapat mengetahui lokasi keberadaan anak selama menggunakan smartphone, dapat memantau aktivitas penjelajahan di chrome, dapat meninjau jejak digital anak dan dapat digunakan untuk  mengontrol cara aplikasi berperilaku misalnya mencegah pembelian dalam aplikasi atau konten berbayar.
Selain itu, dengan aplikasi google family link orangtua pun dapat mengevaluasi seberapa banyak waktu yang dihabiskan anak mereka untuk mengakses aplikasi di Android. Mereka dapat membatasi waktu bermain di masing-masing aplikasi yang diakses anaknya. Apabila tiba waktu untuk istirahat, orangtua juga dapat mengatur waktu untuk tidur. Lalu, orang tua pun dapat mengunci smartphone anak dari jarak jauh. Keren sekali bukan ?!

Dengan lengkapnya fitur dalam aplikasi family link, diharapkan orang tua dapat lebih mudah dalam mengawasi penggunaan smartphone anak. Untuk membuat dan mengaktifkan akun Google Family Link pun tidaklah rumit. Dilansir dari beberapa sumber, hanya terdapat beberapa syarat sajaa yang harus dimiliki sebelum mendaftar.  
Melalui aplikasi GFL ini, orangtua dapat memantau, mengontrol dan mengevaluasi berapa banyak waktu yang dihabiskan anak-anak untuk mengakses aplikasi di ponselnya. Awalnya Google Family Link ditujukan bagi anak-anak di bawah usia 13 tahun saja. Namun setelah mendapat banyak masukan dari para orangtua, Google memutuskan untuk menambah batasan usia hingga remaja. Meskipun, ada perbedaan pengawasan dari aplikasi Family Link bagi para remaja. Aplikasi Google family link khusus remaja, memiliki fitur bagi para remaja untuk menon-aktfikan pengawasan orangtua  sesuai yang mereka inginka. Tentu, orangtua akan diberi tahu terlebih dulu akan hal ini. Sehingga, orangtua dan anak harus mendiskusikannya terlebih dahulu supaya dapat mencapai sebuah persetujuan.

Google Family Link merupakan aplikasi seluler yang memungkinkan untuk membatasi jumlah waktu anak-anak menggunakan smartphone, memantau aktivitas internet mereka dan menjaga keamanan dari situs yang tidak pantas.

Aplikasi ini dirancang untuk anak-anak usia 13 tahun hingga dibawahnya, menggunakan kontrol orang tua. Family Link melibatkan pengaturan akun Google pribadi untuk anak yang dapat dipantau dan dikontrol. Family Link berfungsi dengan Android dan iOS 9 atau yang lebih baru. Begini cara penggunaannya:

  • Menyiapkan Akun Google Family Link
  1. Jika pengguna belum memiliki akun Google untuk diri sendiri, pengguna harus membuatnya terlebih dahulu.
  2. Unduh aplikasi Family Link gratis dari Google Play Store atau Apple Store ke perangka. Family Link akan meminta pengguna membuat grup keluarga sehingga dapat menghubungkan akun orang tua dengan anak. Setiap kelompok dapat memiliki hingga empat anggota keluarga.
  3. Buat akun Google anak. Masukkan informasi kartu kredit pengguna untuk menyelesaikan proses.
  4. Unduh aplikasi Family Link yang sama di perangkat anak dan masuk dengan persyaratan akun mereka. Pengguna akan menerima pemberitahuan di perangkat bahwa perangkat anak sedang ditautkan.
  5. Masukkan ke perangkat anak dengan aku Google mereka. Perangkat akan memberitahu pengguna ketika telah dikaitkan dengan perangkat anak.
  6. Ulangi langkah-langkah di atas untuk setiap anak yang ingin ditambahkan ke tautan keluarga.
  • Gunakan Aplikasi Family Link untuk mengelola Aplikasi Unduhan Anak.

Setelah anak mengunduh aplikasi, perangkat pengguna akan menerima pemberitahuan dengan nama aplikasi, penerbit aplikasi dan jumlah unduhan yang diakumulasikan. Informasi ini juga termasuk peringkat pada jatoh tempo yang didasarkan pada peringkat konten Entertaiment Software Rating Board (ESRB).

  • Gunakan Tautan Krluarga untuk Mengontrol Cara Aplikasi Berperilaku

Google parental Control juga memperluas izin aplikasi. Semua aplikasi disetujui yang di instal pada perangkat anak yang di izinkan. Pengguna juga dapat mencegah game yang terhubung internet atau memblokir akses aplikasi ke kamera perangkat, serta dapat mencegah pembelian dalam aplikasi dan konten berbayar.

  • Gunakan Tautan Keluarga untuk Tetapkan Batas pada Waktu Layar

Family Link memungkinkan pengguna menetapkan batas harian setiap hari dan juga waktu tidur yang akan mematikan perangkat. Semua waktu ini dapat disesuaikan pada siang hari. Pengguna juga dapat mengunci perangkat anak dengan fitur Kunci Perangkat Sekarang, perangkat akan langsung mati hingga pengguna mematikan pengaturan.

  • Gunakan Google Family Link untuk Tahu di Mana Keberadaan Anak

Dengan lokasi Google, pengguna memiliki keamanan tambahan untuk mengetahui dimana lokasi anak selama mereka menggunakan perangkat. Family Link mengawasi dimana perangkat pengguna berada dan berdasarkan apakah log aktivitas ditampilkan jika keberadaan anak melalui perangkat mereka.

  • Pantau Aktivitas Penjelajahan Chrome

Kontrol mencakup filter untuk situs web dewasa, meskipun Google mengakui beberapa situs ofensif mungkin masih bisa menembusnya. Pengguna juga dapat memblokir dan mengizinkan situs tertentu, serta dapat melihat dan menghapus riwayat Chrome anak.

  • Tinjau Jejak Digital Anak

Family Link menyimpan catatan dimana anak menghabiskan wakti digital mereka. Laporan mingguan dan bulanan memungkinkan pengguna melihat aplikasi mana yang diakses, berapa lama digunakan, dan lokasi perangkat.

  • Cara Menghapus Akun Google Anak

Untuk menghapus akun Google anak, pengguna dapat menggunakan aplikasi di ponsel atau mengunjungi halaman Google Family setelah masuk, pilih nama anak, lalu klik Pengaturan > Kelola > Pengaturan > Info Akun > Hapus Akun.

Manfaat Google Family Link

ada banyak Manfaat Google Family Link, kami langsir dari blog popmama.com yang berjudul Memanfaatkan Aplikasi Google untuk Mengawasi Aktivitas Online Anak, seperti dibawah ini manfaatnya :

Family Link bisa dipakai untuk gadget berbasis android dan iOS. Dalam situs resminya di siniGoogle menjelaskan bahwa aplikasi ini bekerja sebagai remote control yang bisa mengendalikan gadget milik si Anak.

Cara kerjanya sangat mudah. Mama dan anak mama hanya perlu mengunduh aplikasi Family Link dan memiliki akun Google. Kemudian Mama bisa mendapatkan akses informasi analisa konten online yang sedang atau sering dibuka anak mama. Hal yang paling menjanjikan dari Family Linkadalah Mama dapat sekaligus mengontrol gerak-gerik si Anak dalam penggunaan akses internet.

Berikut 4 manfaat utama Family Link yang mereka tawarkan. 

1. Alarm untuk istirahat

Kegiatan online anak tidak boleh mengganggu waktu istirahatnya. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Family Linkmemberikan fitur alarm untuk mengatur waktu tidur dan bangun.

Mama dapat mengatur jam tidur dan bangun si Anak dari gadgetsMama. Saat jam istirahat tiba, sistem akan secara otomatis memberikan peringatan dan menutupaktivitas online di gadgets si Anak selama rentang waktu istirahat yang telah ditentukan.

Jadi, Mama tidak usah khawatir lagi soal kesehatan anak mama kan? 

2. Pengaturan jadwal

Kalau keasyikan browsing, anak mama mungkin lupa dengan kegiatan penting lainnya, seperti kursus, membuat pekerjaan rumah, makan, atau janji dengan mama.

Nah, dengan aplikasi ini Mama dapat mengatur blackout periodsdi gadgetmilik si Anak dengan fitur Lock Devices Now . Saat fitur aktif, anak tidak bisa online dan ia akan tahu sudah saatnya melakukan kewajiban lainnya.

Fitur ini juga memberikan analisa analitik mengenai durasi penggunaan gadget. Jadi, jika menurut Mama, si Anak telah online terlalu lama, Mama bisa mengaktifkan fitur ini.

Gak perlu berteriak lagi, deh!

3. Mengatur konten privat

Memberi ruang privasi bagi si Anak memanglah sesuatu yang sangat berharga untuknya. Akan tetapi, dalam proses tumbuh kembangnya yang masih terbilang dini, Mama tentu harus melakukan pengawasan. Hal ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga anak dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti konten onlineyang bersifat kekerasan dan pornografi. 

Amar Gandhi, Direktur Google Product Management menjelaskan bahwa mama bisa mendapat akses untuk mengetahui aktivitas online anak mama, termasuk area privasinya.

Luar biasa. 

4. Penyaringan aplikasi

Informasi analitik memberikan akses untuk Mama mengetahui segala detil aktivitas online si Anak, tentu Mama berpikir untuk memperbolehkan atau melarang si Anak menggunakan aplikasi tertentu.

Jika si Anak tidak mau mengikuti saran Mama, gunakan fitur otoritas untuk pengunduhan dan penggunaan aplikasi. Jadi, saat si Anak hendak mengunduh sebuah aplikasi, aplikasi akan meminta persetujuan dari Mama terlebih dahulu. Mama akan mendapatkan notifikasi dan diminta untuk memilih setuju atau tidak setuju.

Selain itu, Mama pun dapat menghapus serta mengeblok aplikasi yang sudah terlanjur diunduh, lho. Sebagai tambahan, Family Linknyatanya turut menyediakan informasi dari aplikasi terkait yang berhubungan dengan ketentuan batas usia dan isi konten sebagai bahan pertimbangan Mama.

Google berharap aplikasi ini bisa membantu Mama berkomunikasi dengan lebih baik dengan anak-anak. Manfaatkan dengan bijak ya, Ma, agar anak tidak malah merasa terkekang

Sekian artikel dalam mengenal aplikasi google family link. Semoga informasi ini  dapat memberikan solusi bagi para orangtua yang ingin mengontrol penggunaan smartphone danak-anaknya. Jangan lupa untuk share artikel ini ke para orang tua, om tante, paman bibi atau saudara Anda yang sekiranya sedang membutuhkan informasi mengenai aplikasi Google Family Link ini. Semoga bermanfaat! 

Loading...

You May Also Like