5 Bahaya Popok untuk Bayi jika Dipakai Terlalu Lama

Loading...

Teknisi blogger – Popok harus diganti apabila bayi sering buang air besar atau buang air kecil. Dalam sehari bayi bisa saja berganti popok hingga 10 kali bahkan lebih. Tentunya, hal ini membuat sang Ibu merasa kelelahan.

Ditambah lagi dengan jumlah cucian yang bertambah banyak. Sekarang ini banyak sekali produk popok sekali pakai atau yang lebih dikenal sebagai diapers. Diapers sebagai salah satu solusi agar dapat mengurangi pekerjaan sang Ibu.

5 Bahaya Popok untuk Bayi jika Dipakai Terlalu Lama
Loading...

Namun tahukah Anda bahaya popok untuk bayi jika dipakai terlalu lama? Ada beberapa hal buruk yang seharusnya diperhatikan para orangtua

Ada beberapa hal buruk yang seharusnya diperhatikan para orangtua apabila menggunakan diapers terlalu lama di antaranya:

1. Menimbulkan Infeksi Kulit

Kulit bayi masih sangat sensitif, untuk itu pemakaian popok sekali pakai terlalu sering dapat menimbulkan infeksi. Hal ini bersumber karena kondisi yang lembab dalam jangka waktu yang lama.

Kulit kemerahan gejala paling mudah dikenali ketika anak mengalami infeksi atau iritasi akibat penggunaan diapers.

Kondisi kulit yang memerah dapat berubah menjadi gatal, lecet, bahkan sampai timbulnya infeksi. Jika anak menunjukkan ciri-ciri seperti itu, sebaiknya kurangi penggunaan popok sekali pakai.

2. Alergi

Anak yang mengalami alergi berkepanjangan bisa ditimbulkan akibat dari pemakaian diapers. Saat anak mengalami alergi, maka solusi yang harus dilakukan yaitu dengan menghentikan pemakaian diapers. Bisa juga dengan mencari merk diapers yang sekiranya tidak menimbulkan alergi.

3. Sistem Kekebalan Tubuh Menurun

Pemakaian diapers terlalu lama tidak hanya merusak dan mengganggu kesehatan kulit saja, namun juga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini bersumber karena adanya radang dan infeksi yang dapat mempengaruhi bagian imunitas si kecil.

4. Ruam Popok

Bahaya popok untuk bayi selanjutnya yaitu menimbulkan ruam popok. Kondisi seperti ini bisa timbul dengan ciri kulit yang memerah, lecet dan perih pada saat disentuh.

Penggunaan popok dalam jangka waktu yang tidak sebentar ternyata juga menjadi faktor penyebab terjadinya ruam popok.

Solusi untuk mengatasi ruam popok yaitu dengan menggunakan salep khusus untuk ruam popok. Cara lain yang dilakukan yaitu dengan mengurangi jam pemakaian popok.

5. Menimbulkan Infeksi Jamur

Kemunculan jamur yang dibiarkan terus-menerus dapat menimbulkan infeksi dan dapat memberikan dampak yang buruk.

Kondisi seperti ini dikarenakan area kemaluan bayi sangatlah lembab. Sehingga memunculkan bakteri tumbuh dengan subur.

Bagi orang tua, jika sang bayi menggunakan diapers, pastinya akan memberikan kemudahan. Terlebih lagi saat memasuki musim penghujan.

Akan tetapi sebagai orangtua yang cerdas wajib memperhatikan waktu kapan harus mengganti diapers. Selain itu disarankan menggunakan diapers ketika di malam hari saja ketika tidur. Tujuannya supaya kulit bayi tetap dapat bernafas.

Loading...

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *